blog maisyafree.com



Tablet Android         Camera Prosumer         Book and Tutorial         Jewelry Organizer


14/09/2011 - syafree - Mindset Sukses - 45 views


Pisangnya Panas, Nyet!

Suatu sore, ketika magrib baru saja usai, dan makan malam pun rampung. Seorang paman saya yang tinggal di Bogor bercerita tentang teori pisang panas.

Gara-garanya saya cerita pengalaman saya sebagai ‘anak baru’ di lembaga yang bernama Pe en es.

Kata paman saya itu, “Tau ga kalo ada teori yang namanya ‘pisang panas’? ” Saya menggeleng, heran. Emang ada teori kek gitu?

Iya itu teori manajemen yang dipopulerkan oleh manajer satu milyar, Tanri Abeng, waktu membenahi perusahaan Bakrie yang pada waktu itu bermasalah (paman saya ga nyebut taun berapa).

Nah, jadi teori pisang panas itu intinya seperti ini:

Ada sekelompok monyet yang di masukkan ke dalam sebuah ruang.

Di dalam ruang itu ada setumpuk pisang yang memang sengaja dipanaskan.

Ketika sekelompok monyet itu hendak ‘menyerbu’ itu pisang *biasalah monyet…* mereka kaget.

“Aww…! panas!” (kata paman saya sih niruinnya gitu…)

Terus sekelompok monyet itu kapok. Cuma ngeliatin aja itu pisang nan menantang, sayang panas.

Lalu, kemudian dimasukkan lah ke dalam ruang seekor monyet baru. Yang ga tau apa-apa, terus langsung menuju itu pisang. Padahal sudah diperingati kalo itu pisang panas sama sekelompok monyet tadi.

Si monyet baru ini bandel, “Awww! panas!” *sukurin! kata monyet-monyet tadi.

Lama… pisang sudah mendingin. Sementara monyet lama dan monyet baru itu tetap tidak berani mengambil pisang yang mereka pikir akan selamanya panas.

Kemudian masuklah lagi seeokor monyet muda. Dia melihat ada pisang dianggurin, terangsanglah ilernya.
Tapi, sebelum dia maju, kumpulan monyet itu menyergapnya.

“Itu pisang panas, monyet! Jangan kau pegang.”

Begitu kata cerita paman saya. *Yang saya heran, kok paman saya fasih ya menerjemahkan bahasa monyet?* piss ya paman ^_^V

Jadilah para monyet itu ga makan pisang karena keyakinan mereka bahwa pisang di hadapan mereka itu pisang panas.

Yang lebih kesian, monyet muda yang bersemangat itu. Yang ga tau sejarahnya, ikut-ikutan ga makan pisang gara-gara para seniornya bilang, “Itu pisang panas, Nyet!”

Gimana menurut Anda?
Yuk, mari :)

* Repost dari blog saya yang lain *almarhum* hahahah…

**artikel ini dibuat untuk menjawab requestnya Delia (http://delia4ever.wordpress.com/2010/03/21/perbedaan-pendapat/#comment-583).

gambar diambil dari : ablemuse.com dan esquire.com

Tags: , , , ,


Artikel yang berhubungan Teori Pisang Panas

Mengubah Nasib Orang Lain

Teman, mungkin kedepannya akan sering membaca tulisan terjemahan seperti di bawah ini. Maklum, baru berjumpa kembali dengan salah .... More »

Average vs Outstanding

Menjadi Rata-Rata atau Memilih Luar Biasa? Beberapa hari lalu dengerin suara empuk coach Tom Mc Ifle dari bonus audio CD dalm pak.... More »

Aku Cinta Uang*

Iya, aku jadi cinta uang gara-gara baca ebook. Saat itu aku sedang bersemangat menulis buku baru yang luar biasa, tentang uang, da.... More »

Berapa Banyak Kegagalan Anda?

Kegagalan-Kegagalan yang Memahat Saya Tulisan ditolak ketika masih SMU Sebenarnya ini bukan kegagalan pertama, banyak yang sebel.... More »